Selasa, 07 September 2010

Hubble Kembali Merekam Supernova Raksasa Paling Terkenal

Hubble kembali menampilkan subjek favorit ledakan raksasa yang pertama kali terlihat pada 1987. Supernova terkenal itu salah satu objek yang paling dipelajari di langit selatan.

Citra baru SN 1987 merupakan gamabr pertama dari ledakan yang diamatai sejak perbaikan dan peingkatan sistem terjadi tahun lalu.

Penemuan ini memberikan kesempatan bagi para astronom mengejar kemajuan informasi soal seluruh materi yang meledak di angkasa. Para astronom mempublikasikan penemuan di jurnal Science.

SN 1987A berada di dekat awan besar Magellanic yang merupakan galaksi kecil di dekat galaksi Bima Sakti.

Objek ini terletak 168 ribu tahun cahaya dari bumi sehingga kejadian supernova dapat diamati ilmuwan dengan lebih terperinci.

Ledakan itu memuntahkan gas dan debu dalam jumlah besar, termasuk unsur-unsur berat seperti belerang, silikon dan besi yang segera terbentuk di supernova. Puing ini sekarang menabrak bintang sekarat sebelum runtuh dari proses pemanasan.

Para ilmuwan telah menghitung bahwa cincin bagian dalam yang tampak seperti kalung mutiara, mungkin membusung sekitar 20.000 tahun sebelum ledakan utama.

"Pengamatan terbaru ini memungkinkan kami secara akurat mengukur kecepatan dan komposisi yang dikeluarkan bintang. Ini memberitahu kami soal pengendapan energi dan elemen berat yang masuk ke dalam galaksi," kata Kevin France dari University of Colorado, Boulder, Amerika Serikat .

"Pengamatan baru tidak hanya memberitahu kita apa yang sedang disusun ulang unsur-unsur di awan besar Magellan tetapi juga bagaimana ini mengubah lingkungan pada skala waktu manusia,” kata France lagi.

SN 1987A adalah supernova terdekat yang pertama kali terlihat pada 1604.

0 Komentar:

Posting Komentar